ACEH UTARA – Sejumlah putra-putri asal Kabupaten Aceh Utara menjadi bagian dari kafilah Provinsi Aceh yang mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.
MTQN XXXI 2026 dibuka di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026) malam. Ajang nasional tersebut diikuti 2.242 peserta dari 37 provinsi yang berkompetisi pada delapan cabang, 24 golongan, dan 48 kategori musabaqah.
Pelaksanaan MTQN berlangsung hingga Minggu (20/9/2026), dengan peserta berkompetisi dalam berbagai bidang yang mencakup kemampuan membaca, menghafal, memahami, menafsirkan, hingga mengembangkan seni Al-Qur’an melalui kaligrafi.
Dari Aceh Utara, peserta yang masuk dalam kafilah Aceh tersebar pada sejumlah cabang, di antaranya tartil Al-Qur’an, tahfiz, tafsir, serta khat Al-Qur’an.
Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Utara, Hadaini, S.Sos., membenarkan terdapat tujuh peserta asal Aceh Utara yang sebelumnya masuk dalam daftar kafilah Aceh untuk MTQN XXXI 2026.
“Benar, ada tujuh peserta dari Aceh Utara yang ikut memperkuat kafilah Aceh pada MTQN di Semarang,” kata Hadaini saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2026).
Mereka yakni Nailul A’rifa pada cabang Tartil Al-Qur’an putri, Raisya Annazira pada Tahfiz 30 Juz putri, serta Amaliya Ash Shalihah pada Tafsir Bahasa Arab putri.
Selanjutnya, Syeh Marzawi mengikuti cabang Khat Al-Qur’an Hiasan Mushaf putra, Ahyar Arrayyan pada Khat Al-Qur’an Kontemporer putra, dan Qaisal Ridha pada Khat Al-Qur’an Digital putra.
Sementara Muhammad Nawal Mubarak yang terdaftar pada cabang Tafsir Bahasa Arab putra tidak dapat mengikuti perlombaan. Ia harus berangkat ke Maroko untuk mengikuti jadwal perkuliahannya sehingga posisinya digantikan oleh peserta lain.
Dengan demikian, dari tujuh peserta asal Aceh Utara yang masuk dalam daftar kafilah Aceh, enam di antaranya mengikuti rangkaian perlombaan MTQN XXXI 2026 di Semarang.
Hadaini berharap para peserta asal Aceh Utara yang bertanding dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik Aceh di tingkat nasional.
“Kami berharap mereka dapat tampil maksimal, membawa nama harum Provinsi Aceh, khususnya Aceh Utara. Semoga diberikan kelancaran dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.
Keikutsertaan peserta asal Aceh Utara tersebut mencakup beragam bidang, mulai dari tartil, hafalan dan tafsir Al-Qur’an hingga seni kaligrafi. Kehadiran mereka menjadi bagian dari kontribusi Aceh Utara dalam kafilah Provinsi Aceh pada ajang nasional yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
MTQN XXXI 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 20 September 2026 di Semarang.
