Aceh Utara – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Kelompok 6 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menjalankan program pengabdian bertema “Ekoteologi dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengoptimalkan Potensi Sumber Daya Alam Lokal Menuju Desa Tingkeum yang Lestari dan Berdaya Saing” di Desa Tingkeum, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara.
Memasuki hari kesembilan pelaksanaan KPM, kelompok tersebut menerima kunjungan monitoring dan silaturahmi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Kunjungan dilakukan untuk meninjau perkembangan program pengabdian sekaligus memperkuat sinergi antara kampus, mahasiswa, dan masyarakat.
Selama pelaksanaan KPM, mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan, antara lain mengajar Al-Qur’an pada siang dan malam hari di tiga balai pengajian, menjalankan Program Peduli Masjid untuk menghidupkan kembali fungsi masjid dan meunasah, serta mengaktifkan perpustakaan desa sebagai ruang belajar bagi anak-anak dan masyarakat.
Program tersebut merupakan implementasi konsep ekoteologi yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kepedulian terhadap lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa mendorong penguatan sumber daya manusia, pelestarian lingkungan, dan kehidupan sosial keagamaan di tingkat desa.
Salah seorang anggota KPM Mandiri Kelompok 6, Ajeng Al-Fajri, mengatakan Desa Tingkeum memiliki makna tersendiri baginya karena sebelumnya pernah terlibat dalam kegiatan di desa tersebut sebagai dewan juri.
“Kembali ke Desa Tingkeum seperti kembali bertemu keluarga sendiri. Senyum masyarakat, semangat anak-anak mengikuti kegiatan, hingga kebersamaan yang terjalin setiap hari menjadi energi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik. Pengabdian bukan hanya tentang apa yang kami lakukan, tetapi tentang bagaimana kami tumbuh bersama masyarakat,” ujar Ajeng.
Geuchik Desa Tingkeum, Irwali, S.Sos., mengapresiasi kontribusi mahasiswa KPM selama berada di desa. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, keagamaan, dan literasi.
“Kami sangat bersyukur dengan kehadiran mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Mereka membantu masyarakat dalam banyak hal, mulai dari mengajar anak-anak, menghidupkan perpustakaan, hingga mengajak masyarakat kembali memakmurkan masjid dan meunasah. Kehadiran mereka juga membawa nama baik almamater di tengah masyarakat. Kami berharap semangat pengabdian seperti ini terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga,” kata Irwali.
Pihak LPPM menyatakan kunjungan monitoring menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Monitoring juga dilakukan untuk memastikan program yang dijalankan mahasiswa berlangsung sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Tingkeum.







