LHOKSEUMAWE — Muhammad Adam resmi dipercaya memimpin Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe periode 2026–2030.
Pelantikan dan pengukuhan kepengurusan IKA UIN SUNA tersebut dilakukan oleh Rektor UIN SUNA Lhokseumawe, Prof. Danial, di Ruang Serbaguna kampus setempat, Rabu (16/9/2026).
Pengukuhan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat peran alumni sebagai bagian penting dari perkembangan almamater. Di bawah kepemimpinan Muhammad Adam, kepengurusan baru diharapkan mampu menghimpun potensi alumni sekaligus memperluas jaringan kerja sama di berbagai bidang profesi.
IKA UIN SUNA tidak hanya diharapkan menjadi wadah silaturahmi para lulusan, tetapi juga jembatan yang mempererat hubungan antara alumni, mahasiswa, dan sivitas akademika. Sinergi tersebut diharapkan dapat melahirkan kontribusi nyata bagi pengembangan kampus dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan pengukuhan turut diramaikan dengan bedah buku bertajuk “Strategi Fiskal Nabi Yusuf”. Diskusi tersebut menghadirkan Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, sebagai narasumber.
Dalam kegiatan itu, Cucun mengupas gagasan pengelolaan keuangan publik yang dikaitkan dengan sejarah kenabian Nabi Yusuf AS. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkaya wawasan akademik dan keislaman di lingkungan kampus.
Acara yang dihadiri jajaran pimpinan UIN SUNA, para alumni, mahasiswa, dan sivitas akademika tersebut diharapkan menjadi momentum awal lahirnya berbagai program strategis. Program-program itu nantinya diharapkan mampu memperkuat hubungan alumni dengan almamater serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan kepengurusan baru ini, IKA UIN SUNA Lhokseumawe diharapkan semakin aktif mengambil peran dalam membangun jejaring alumni, mendukung kemajuan pendidikan, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.[]








