LHOKSEUMAWE – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Keuchik (Pilchiksung) Serentak Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung Minggu, 20 September 2026, Polres Lhokseumawe mematangkan kesiapan pengamanan di seluruh wilayah Kota Lhokseumawe.
Langkah tersebut dilakukan melalui apel kesiapan pengamanan yang digelar di Lapangan Apel Mapolres Lhokseumawe, Sabtu (19/9/2026) pukul 09.00 WIB. Apel dipimpin Kabag Ops Polres Lhokseumawe Kompol M. Abdhi Hendriyatna, S.I.K., M.H., dan diikuti para Kapolsek jajaran, personel gabungan satuan fungsi serta personel gabungan Polsek.
Pemilihan Keuchik Serentak Tahun 2026 akan dilaksanakan secara bersamaan di 47 gampong yang tersebar di empat kecamatan di Kota Lhokseumawe. Untuk memastikan proses pemungutan suara berjalan aman dan tertib, Polres Lhokseumawe menyiapkan 80 personel pengamanan TPS yang ditempatkan berdasarkan tingkat kerawanan masing-masing lokasi.
Pola pengamanan tersebut disesuaikan dengan hasil pemetaan kerawanan, yakni tiga personel untuk lokasi dengan kategori sangat rawan, dua personel untuk kategori rawan dan satu personel untuk kategori kurang rawan. Penempatan personel ini menjadi bagian dari strategi pengamanan agar setiap lokasi pemungutan suara mendapat pengawasan sesuai karakteristik wilayahnya.
Dalam arahannya, Kabag Ops menegaskan bahwa apel kesiapan menjadi bagian penting untuk memastikan personel, sarana dan prasarana benar-benar siap sebelum pelaksanaan pemungutan suara. Personel juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan keamanan.
“Pemilihan Geuchik memiliki karakteristik dan tingkat kerawanan tersendiri karena kedekatan emosional antara calon dan pemilih di tingkat gampong cukup tinggi. Oleh karena itu, setiap personel harus meningkatkan kewaspadaan dan tidak menganggap sepele potensi gesekan sekecil apa pun,” tegasnya.
Selain kesiapan personel, netralitas Polri menjadi perhatian utama dalam pengamanan Pilchiksung. Seluruh anggota yang bertugas diminta tidak memihak kepada calon mana pun serta menjalankan tugas secara profesional, humanis dan tetap tegas dalam menjaga ketertiban umum.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. melalui Kabag Ops Kompol M. Abdhi Hendriyatna, S.I.K., M.H. mengatakan, jajaran Polres Lhokseumawe terus memperkuat koordinasi dan langkah pencegahan menjelang hari pemungutan suara.
“Personel diharapkan mengenali karakteristik wilayah dan tokoh-tokoh masyarakat di lokasi TPS masing-masing. Koordinasi dengan Panitia Pemilihan Keuchik (P2K), unsur pemerintahan gampong dan Linmas juga harus diperkuat sehingga setiap persoalan dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat di tingkat lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengamanan tidak hanya berfokus pada saat pencoblosan, tetapi juga mencakup seluruh rangkaian kegiatan di sekitar lokasi pemilihan. Personel diminta mengedepankan pendekatan preventif guna menciptakan suasana yang aman, tertib dan kondusif.
Dengan kesiapan personel, pemetaan kerawanan serta sinergi bersama penyelenggara dan unsur terkait, Polres Lhokseumawe berkomitmen mengawal pelaksanaan Pilchiksung Serentak pada 20 September 2026 agar berlangsung aman, damai, tertib dan demokratis.
