Aceh Utara – Sebanyak 45 peserta mengikuti pelatihan kewirausahaan yang digelar Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdaginkop dan UKM) Kabupaten Aceh Utara pada 2 hingga 3 September 2026.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (UMK) Disperdaginkop dan UKM Aceh Utara, Muzakkar, ST, MT.
Dalam pelatihan tersebut, Ketua Yayasan Transformasi Digital Energy Terbarukan sekaligus akademisi Teknik Industri Universitas Malikussaleh, Syarifuddin, S.T., M.T., IPM, tampil sebagai pemateri.
Syarifuddin menyampaikan materi selama empat jam dengan judul “Mengubah Mindset untuk Sukses, Menjadi Entrepreneur Siapa Takut.”
Materi pelatihan membahas perubahan pola pikir sebagai langkah awal dalam membangun usaha. Peserta juga mendapat materi tentang keberanian mengambil peluang, menghadapi risiko, serta menyesuaikan usaha dengan kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi.
“Menjadi entrepreneur dimulai dari keberanian mengubah mindset. Ketika seseorang terus melihat tantangan sebagai alasan untuk berhenti, maka peluang yang ada di depan mata akan terlewatkan,” kata Syarifuddin.
Menurutnya, seseorang yang ingin berwirausaha tidak perlu menunggu seluruh kondisi sempurna sebelum mengambil langkah awal. Proses usaha menuntut keberanian untuk bertindak dan kesiapan belajar dari pengalaman.
“Entrepreneur tidak dituntut langsung sukses. Yang diperlukan adalah keberanian untuk memulai, kesiapan menghadapi risiko, kemudian belajar dari setiap proses dan pengalaman,” ujarnya.
Ia menyebut perubahan teknologi dan pola konsumsi masyarakat menuntut pelaku usaha untuk terus menyesuaikan strategi. Produk dan jasa yang ditawarkan perlu mengikuti kebutuhan konsumen agar usaha tetap berjalan dan berkembang.
“Mindset seorang entrepreneur harus terus berkembang. Pelaku usaha perlu melihat perubahan sebagai peluang, memahami kebutuhan konsumen, dan mencari cara agar produk atau jasa mereka tetap relevan,” tuturnya.
Menutup materinya, Syarifuddin mengajak seluruh peserta untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dalam kegiatan usaha maupun rencana bisnis masing-masing.
“Jangan takut menjadi entrepreneur. Mulailah dari apa yang Anda miliki, kerjakan dengan serius, terus belajar, dan jangan berhenti ketika menghadapi kegagalan. Setiap langkah yang dijalani akan memberi pengalaman untuk menentukan langkah berikutnya,” pungkas Syarifuddin.
