LHOKSEUMAWE – Wakapolres Lhokseumawe Kompol Iswahyudi, S.H., CP, HR, CBH, mewakili Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., menghadiri Deklarasi Damai Pemilihan Keuchik Serentak Tahap II dalam wilayah Kota Lhokseumawe Tahun 2026, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Jalan Merdeka, Gampong Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, tersebut turut dihadiri Sekdako Lhokseumawe A. Haris, unsur Forkopimda, para Danramil dan Kapolsek jajaran, para camat, serta 146 calon keuchik dari 47 gampong yang akan melaksanakan pemilihan.
Deklarasi damai tersebut menjadi momentum bersama untuk membangun komitmen dalam mewujudkan pelaksanaan Pemilihan Keuchik Serentak yang aman, damai, jujur, bebas, adil dan rahasia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Salawat Badar, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Pakta Integritas, serta penandatanganan berita acara Pakta Integritas Pemilihan Keuchik Serentak Kota Lhokseumawe Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Sekdako Lhokseumawe A. Haris menyampaikan bahwa Pemilihan Keuchik merupakan salah satu bentuk demokrasi yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat. Pemilihan Keuchik Serentak Tahap II dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026.
Ia mengharapkan seluruh pihak, khususnya para calon keuchik, dapat menjaga komitmen untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif selama seluruh tahapan pemilihan berlangsung.
“Keberhasilan Pemilihan Keuchik sangat ditentukan oleh kerja sama dan koordinasi seluruh pihak, baik calon keuchik, panitia penyelenggara maupun unsur pengamanan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakapolres Lhokseumawe Kompol Iswahyudi menegaskan bahwa Polres Lhokseumawe siap mendukung dan mengawal seluruh tahapan Pemilihan Keuchik Serentak agar berlangsung aman, tertib dan kondusif.
“Polri siap memberikan pengamanan secara profesional dan humanis. Kami mengajak seluruh calon keuchik dan pendukungnya untuk bersama-sama menjaga keamanan, menghormati proses demokrasi serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat,” ujar Wakapolres.
Ia juga mengajak para calon keuchik untuk menjadikan perbedaan pilihan sebagai bagian dari proses demokrasi dan tetap menjaga persaudaraan serta persatuan masyarakat di masing-masing gampong.
“Siapapun yang nantinya terpilih, mari bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Perbedaan pilihan jangan sampai memutus silaturahmi dan persaudaraan,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan doa dan foto bersama. Seluruh rangkaian Deklarasi Damai Pemilihan Keuchik Serentak Tahap II Kota Lhokseumawe Tahun 2026 berlangsung aman, tertib dan lancar.







