Indeks
News  

Naik Kelas! UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Raih Anugerah Utama Kampus Responsif Gender 2026

Lhokseumawe – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe meraih penghargaan kategori Utama pada ajang Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG) Award III tingkat nasional tahun 2026. Penghargaan tersebut menjadi peningkatan capaian UIN Sultanah Nahrasiyah setelah sebelumnya berada pada kategori Madya pada penyelenggaraan PTRG Award 2024.

PTRG Award merupakan ajang dua tahunan yang diselenggarakan Kementerian Agama RI untuk mengukur komitmen perguruan tinggi keagamaan Islam dalam menerapkan kesetaraan gender dan pengarusutamaan gender di lingkungan kampus.

Puncak penganugerahan berlangsung pada 2 Juli 2026 di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Penghargaan diterima Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Sultanah Nahrasiyah didampingi Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sultanah Nahrasiyah, Dr. Muhammad Anggung Manunanoso, M.Pd.I.

Selain meraih kategori Utama, UIN Sultanah Nahrasiyah juga memperoleh predikat Juara Harapan 1 setelah bersaing dengan 12 perguruan tinggi keagamaan Islam lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Hasil tersebut menempatkan UIN Sultanah Nahrasiyah sebagai salah satu kampus yang dinilai berhasil mengintegrasikan kebijakan responsif gender dalam tata kelola perguruan tinggi.

Penilaian PTRG Award meliputi sejumlah aspek, di antaranya penyusunan profil gender, integrasi Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dan tata kelola kampus, serta pelaksanaan program Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).

Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah, Prof. Dr. Danial, M.Ag., bersama jajaran pimpinan menyampaikan apresiasi kepada seluruh unit kerja, khususnya PSGA, atas kontribusi dalam meraih penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja sama lintas unit serta komitmen pimpinan dalam memperkuat implementasi kebijakan kampus yang responsif gender.

Kepala PSGA UIN Sultanah Nahrasiyah, Nurul Hikmah, M.Pd., mengatakan predikat Utama dan Juara Harapan 1 menjadi tanggung jawab bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga komitmen terhadap pengarusutamaan gender di lingkungan kampus.

“Predikat Utama serta Juara Harapan 1 ini bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang jauh lebih besar. Besar harapan agar seluruh komponen kampus dapat terus mempertahankan dan merawat predikat berharga ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan milik seluruh sivitas akademika UIN Sultanah Nahrasiyah. Karena itu, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan diharapkan terus menumbuhkan kepedulian terhadap kesetaraan gender, memperkuat budaya akademik yang inklusif, serta berperan aktif dalam pencegahan segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Exit mobile version