Indeks
News  

Video Viral Dugaan Penganiayaan ART WNI di Malaysia Memicu Kecaman Warganet

Indonesia -Video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan terhadap seorang Asisten Rumah Tangga (ART) warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia menjadi viral di berbagai platform media sosial, termasuk Instagram, Facebook, YouTube, dan X, sejak pertengahan Juni 2026. Rekaman tersebut menarik perhatian luas dan memicu kecaman dari masyarakat di Indonesia maupun Malaysia.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang perempuan yang diduga merupakan ART asal Indonesia sedang duduk di sofa, sementara beberapa orang tampak melakukan tindakan yang diduga berupa kekerasan fisik dan verbal. Korban terlihat tidak melakukan perlawanan dan beberapa kali terdengar menangis. Video tersebut telah dibagikan ulang ribuan kali melalui berbagai akun media sosial.

Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa peristiwa tersebut diduga terjadi di Johor Bahru, Malaysia. Sejumlah unggahan di Instagram, Facebook, dan X menyatakan bahwa korban diduga dituduh melakukan kekerasan terhadap anak majikannya berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV). Namun demikian, informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh media.

Publik di media sosial ramai mengecam tindakan yang terekam dalam video tersebut. Banyak pengguna menilai bahwa dugaan kekerasan terhadap pekerja migran tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun dan mendesak aparat penegak hukum Malaysia untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Sejumlah tagar terkait perlindungan pekerja migran juga ramai digunakan dalam berbagai unggahan.

Video serupa turut diunggah dan dibahas oleh sejumlah kanal berita di YouTube, sehingga memperluas perhatian publik terhadap kasus ini. Rekaman tersebut memperlihatkan dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh lebih dari satu orang terhadap korban.

Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam membagikan informasi yang belum terverifikasi serta menunggu hasil penyelidikan resmi dari otoritas terkait. Sejumlah media dan perwakilan Republik Indonesia di Malaysia juga menyatakan bahwa kasus ini tengah ditangani oleh aparat setempat.

Exit mobile version