Aceh Utara – Komitmen kemanusiaan personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur dalam penugasan Bawah Kendali Operasi (BKO) di Polda Aceh terus menyasar fasilitas pendidikan dan keagamaan yang terdampak bencana. Pada Jumat (23/01/2026), satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel yang dipimpin oleh Danki Penugasan AKP Elan Suherlan, S.H., melaksanakan aksi pembersihan material lumpur sisa banjir bandang di Dayah Sirothul Huda. Kegiatan yang berlangsung di Dusun Tumpok Blang, Desa Abah Krueng, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara ini, difokuskan untuk memulihkan lingkungan pondok pesantren agar para santri dapat kembali menuntut ilmu dengan layak dan bersih.
Rangkaian bakti sosial ini diawali dengan pelaksanaan apel gabungan yang dipimpin oleh Kabagren Polres Lhokseumawe, Kompol Anwar, S.H., bertempat di lapangan apel Mapolres Lhokseumawe. Setelah koordinasi dan pembagian tugas dipastikan matang, seluruh personel segera melakukan pergeseran pasukan (Serpas) menuju ploting wilayah pembersihan di Desa Abah Krueng. Setibanya di Dayah Sirothul Huda, personel Brimob Kaltim bersama unsur terkait bahu-membahu mengevakuasi endapan lumpur pekat yang mengotori ruang-ruang belajar dan asrama, menunjukkan dedikasi tanpa lelah dalam membantu proses pemulihan infrastruktur di wilayah penugasan.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan pembersihan Dayah ini merupakan perwujudan nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyampaikan bahwa keberadaan personel di Aceh Utara bukan hanya untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga membawa misi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. “Dayah Sirothul Huda adalah pilar pendidikan karakter bagi generasi muda di Sawang. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa proses belajar-mengajar agama tidak terhenti terlalu lama akibat sisa-sisa bencana banjir,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.
Andy Rifai juga mengajak seluruh personel agar menjadikan setiap tugas kemanusiaan sebagai bentuk ibadah yang tulus. Beliau menekankan bahwa sinergi antara personel dari Bumi Etam dan masyarakat Aceh merupakan simbol persatuan bangsa yang tak terpisahkan. “Mari kita tunjukkan bahwa Brimob Kaltim adalah saudara sejati bagi warga Aceh Utara. Teruslah tebar kebaikan, jaga stamina, dan tetaplah rendah hati dalam melayani masyarakat. Setiap peluh kalian adalah bukti pengabdian bagi NKRI. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.
