LHOKSEUMAWE – Sat Polairud Polres Lhokseumawe mengintensifkan patroli dialogis dan sambang nelayan di kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Minggu (13/9/2026).
Patroli yang dilaksanakan dua personel Sat Polairud tersebut menyasar nelayan dan masyarakat pesisir yang beraktivitas di kawasan PPI. Kehadiran polisi menjadi langkah preventif untuk mencegah aksi premanisme maupun gangguan keamanan yang dapat menghambat aktivitas masyarakat.
Dalam patroli tersebut, personel berdialog langsung dengan nelayan dan masyarakat pesisir. Polisi mengingatkan warga agar segera melaporkan kepada Sat Polairud apabila menemukan adanya gangguan keamanan, tindakan mencurigakan atau aksi premanisme di sekitar kawasan PPI.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. melalui Kasat Polairud IPTU Edwin mengatakan, patroli dialogis merupakan upaya kepolisian untuk membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
“Personel kami mengedepankan pendekatan dialogis untuk memastikan nelayan dan masyarakat pesisir dapat beraktivitas dengan aman. Jika menemukan aksi premanisme atau gangguan keamanan, segera laporkan kepada kepolisian,” ujarnya.
Selain aspek keamanan, personel juga mengimbau masyarakat pesisir untuk menjaga kebersihan lingkungan PPI. Kepada para nelayan, polisi turut mengingatkan agar selalu berhati-hati saat melaut dan memperhatikan kondisi cuaca, terutama potensi angin kencang dan gelombang tinggi.
Melalui kegiatan tersebut, Sat Polairud Polres Lhokseumawe berharap tercipta situasi yang aman dan kondusif di kawasan PPI Pusong Lama, sehingga aktivitas nelayan dan masyarakat pesisir dapat berjalan dengan nyaman tanpa gangguan.
