Indeks
News  

PT PAG Respons Aspirasi Vendor Lokal, Forum Kontraktor Muara Satu Apresiasi Keterbukaan Perusahaan

Foto/ Ist

Lhokseumawe – Aspirasi Forum Kontraktor dan Supplier Muara Satu terkait keterlibatan perusahaan lokal dalam proyek-proyek PT Perta Arun Gas (PAG) mendapat respons positif dari manajemen perusahaan. Hal itu mengemuka dalam pertemuan antara jajaran PT PAG dan forum kontraktor yang berlangsung di salah satu ruang rapat perusahaan, Senin, 18 Mei 2026.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan terkait pengadaan barang dan jasa, termasuk proyek pengadaan dan penanaman kabel induk listrik di lingkungan perusahaan yang belakangan menjadi sorotan forum.

Dialog itu turut difasilitasi Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal. Hadir dalam pertemuan tersebut Technical & Operation Director PT PAG Agus Mukorobin, Manager Procurement PT PAG Yusra Ibrahim, Ketua Forum Kontraktor dan Supplier Muara Satu T. Muchlis, Sekretaris Forum Syaridin Paloh, Penasihat Forum Bustamam, serta sejumlah anggota forum lainnya.

Ketua Forum Kontraktor dan Supplier Muara Satu, T. Muchlis, mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah PT PAG yang telah merespons surat sanggahan forum yang sebelumnya disampaikan pada 11 Mei 2026.

Menurutnya, keterbukaan perusahaan dalam menerima masukan menjadi sinyal positif bagi perusahaan lokal di Kota Lhokseumawe untuk dapat terlibat lebih luas dalam berbagai proyek strategis di kawasan industri Arun. Ia menegaskan, forum mendukung seluruh aktivitas investasi dan operasional PT PAG, namun perusahaan lokal juga diharapkan memperoleh ruang dan prioritas sesuai kemampuan dan kompetensi yang dimiliki.

“Kami sangat menghargai keterbukaan pihak PAG yang telah mendengar langsung berbagai poin penting yang kami sampaikan. Kami optimistis ke depan mereka akan lebih memperhatikan vendor lokal, khususnya perusahaan di Kota Lhokseumawe,” ujar Muchlis, kepada wartawan, Selasa, 19 Mei 2026.

Sementara itu, Penasihat Forum Kontraktor dan Supplier Muara Satu, Bustamam, turut mengapresiasi peran Ketua DPRK Lhokseumawe yang dinilai berhasil menjembatani komunikasi antara forum dan pihak perusahaan.

Menurut Bustamam, pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun hubungan yang lebih harmonis antara perusahaan besar dan pelaku usaha lokal, sehingga dampak ekonomi dari keberadaan industri di kawasan Arun dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat daerah.

“Pertemuan itu menjadi langkah penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara perusahaan besar dengan pelaku usaha lokal, sehingga manfaat ekonomi dari keberadaan industri di kawasan Arun dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat daerah,” ungkap Bustamam.

Sementara itu, Manager Corporate Communication & CSR PT Perta Arun Gas (PAG), Makmur, saat dikonfirmasi mengatakan, pihak PAG telah berdiskusi langsung dengan Forum Kontraktor dan Supplier Muara Satu bersama Ketua DPRK Lhokseumawe, Faisal, sehingga tidak ada lagi permasalahan terkait proyek kabel tersebut.

Menurut Makmur, pertemuan tersebut merupakan silaturahmi antara Forum Kontraktor beserta penasihat forum dengan manajemen PAG. Dalam pertemuan itu, forum juga menyampaikan harapan agar PT PAG dapat mengutamakan vendor lokal serta memperhatikan kearifan lokal dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan perusahaan.

“Diskusi tersebut hanya silaturahmi dari forum vendor dan penasihat mereka. Mereka juga meminta agar PAG mengutamakan vendor lokal dan kearifan lokal dalam pengadaan barang dan jasa, termasuk terkait pekerjaan kabel yang sedang berproses. Selebihnya hanya diskusi ringan,” ujar Makmur, Selasa, 19 Mei 2026.

Ia menambahkan, untuk proyek pengadaan dan penanaman kabel induk listrik akan tetap berjalan sesuai proses yang telah direncanakan perusahaan.

“Untuk proyek penanaman kabel akan berjalan terus,” katanya.

Penulis : Zaman Huri
Exit mobile version