Aceh Utara – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) – Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Angkatan ke-83 WPS Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan Dianmas Trauma Healing bagi siswa dan masyarakat korban banjir di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (13/2/2026) pagi.
Kegiatan berlangsung di SD Negeri 4 Muara Batu serta Desa Paloh Raya, dengan menyasar siswa-siswi serta warga yang terdampak banjir. Sebanyak 10 mahasiswa STIK-PTIK yang dipimpin AKP Fina turun langsung memberikan pendampingan psikososial guna membantu memulihkan trauma pascabencana.
Pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, mahasiswa memberikan sosialisasi trauma healing kepada siswa SD Negeri 4 Muara Batu melalui pendekatan edukatif dan interaktif. Selain itu, mahasiswa juga menyerahkan bingkisan dan perlengkapan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban banjir.
Kegiatan kemudian dilanjutkan di Desa Paloh Raya pada pukul 11.20 hingga 12.00 WIB. Di lokasi tersebut, mahasiswa STIK-PTIK kembali memberikan pendampingan psikologis kepada masyarakat dan anak-anak terdampak, sekaligus menyerahkan bantuan sosial guna meringankan beban warga.
Paping Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83, Roni Mustofa, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu pemulihan psikologis korban bencana. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter kepemimpinan para mahasiswa.
“Kegiatan ini tidak hanya melatih kepekaan sosial mahasiswa, tetapi juga menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami ingin para perwira ini hadir sebagai solusi dan membawa semangat pemulihan bagi warga,” ujarnya.
Kegiatan turut didampingi personel Polres Lhokseumawe dan Polsek Muara Batu, Kepala Sekolah SD Negeri 4 Muara Batu Marsur AB, S.Pd., dewan guru, Pj. Geuchik Desa Paloh Raya Marhalim, tokoh masyarakat, serta perangkat desa setempat.
Kehadiran mahasiswa STIK-PTIK di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan dukungan moril serta mempercepat proses pemulihan psikologis warga pascabanjir di Kecamatan Muara Batu.
