Banjir Telah Berlalu, Kepedulian Tetap Mengalir : Kapolres Lhokseumawe Antar Kursi Roda untuk Dua Lansia di Sawang

ACEH UTARA – Bagi sebagian orang, bencana mungkin telah berlalu bersama surutnya air bah. Namun, bagi Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., kepedulian terhadap masyarakat yang pernah menjadi korban banjir tidak berhenti ketika masa tanggap darurat berakhir. Perhatian itu terus berlanjut, bahkan melalui hal-hal sederhana yang sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.

Seperti yang terlihat pada selasa (3/11/2026) siang, Kapolres tampak kembali menyambangi Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Kali ini, bukan untuk meninjau lokasi bencana atau melaksanakan gotong royong, melainkan mengantarkan langsung dua unit kursi roda dan sejumlah paket sembako bagi dua warga lanjut usia, Cut Fatimah (81) dan Basyariah (85).

Kunjungan tersebut berawal dari informasi Gecik Gampong Gunci, Fazir, yang menyampaikan bahwa terdapat dua lansia di wilayahnya membutuhkan kursi roda untuk membantu aktivitas sehari-hari. Informasi itu mendapat respons langsung dari Kapolres. Tanpa sekadar menitipkan bantuan, ia memilih datang sendiri untuk menemui kedua warga tersebut.

Bersama Gecik Fazir dan Kapolsek Sawang IPTU Azmir dan Kasi Humas IPTU Ridwan, Kapolres mendatangi kediaman masing-masing penerima bantuan. Suasana akrab terlihat ketika Kapolres menyapa warga, berbincang dengan keluarga, serta menyerahkan kursi roda dan sembako. Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat dan perangkat gampong setempat.

Bagi warga Sawang, kunjungan tersebut seolah mengingatkan kembali pada masa-masa sulit ketika banjir besar melanda kawasan itu pada akhir November 2025. Saat bencana terjadi, Kapolres Lhokseumawe berulang kali turun langsung ke sejumlah titik terdampak, melaksanakan gotong royong atau kurvei, mengunjungi lokasi pengungsian, serta membawa bantuan sembako bagi para penyintas banjir.

Kini, setelah bencana berlalu, langkah kepedulian itu kembali terlihat dengan cara berbeda. Perjalanan Kapolres Lhokseumawe ke pedalaman Aceh utara tersebut untuk memastikan bantuan sampai kepada warga yang membutuhkan.

Kepada keluarga penerima bantuan, Kapolres menyampaikan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari pengabdian Polri. Menurutnya, perhatian kepada warga tidak semestinya hanya hadir ketika bencana terjadi, tetapi juga harus terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

Ia berharap kedua kursi roda tersebut dapat membantu mobilitas Cut Fatimah dan Basyariah, memudahkan keluarga dalam memberikan pendampingan, termasuk mengantarkan keduanya ke halaman rumah agar dapat menikmati hangatnya sinar matahari pagi. Dengan demikian, kedua lansia tersebut diharapkan dapat merasakan kenyamanan lebih dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Kapolres juga mengajak perangkat gampong dan masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong serta saling memperhatikan kondisi warga di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, keluarga penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Kapolres Lhokseumawe. Bagi mereka, bantuan tersebut bukan hanya memberikan kemudahan secara fisik, tetapi juga menjadi bukti bahwa masih ada kepedulian dan perhatian terhadap kondisi orang tua mereka.

Kunjungan di Gampong Gunci menjadi gambaran bahwa pengabdian kepolisian tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Kehadiran Polri juga memiliki makna ketika mampu mendengar, merespons kebutuhan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Banjir mungkin telah surut, tetapi kepedulian tidak seharusnya ikut menghilang. Di Gampong Gunci, dua kursi roda yang diantarkan hari itu menjadi bagian dari cerita tentang kemanusiaan, kepedulian, dan pengabdian yang terus berlanjut.