Kapolres Lhokseumawe Pimpin Pengamanan Pemindahan 459 Narapidana ke Lapas Baru

LHOKSEUMAWE – Polres Lhokseumawe mengerahkan sebanyak 64 personel untuk mengamankan dan mengawal proses pemindahan 459 narapidana dan tahanan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lhokseumawe menuju Lapas Kelas IIA yang baru di Desa Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Sabtu (1/8/2026).

Pengamanan dilakukan secara terpadu guna memastikan seluruh rangkaian pemindahan warga binaan berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta kelancaran arus lalu lintas di sepanjang rute yang dilalui rombongan.

Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lhokseumawe dan mendapat dukungan dari Direktur Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Brigjen Pol. Tatan Dirsan Atmaja, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh Ramdani Boy, Kalapas Kelas IIA Lhokseumawe, satu peleton personel Brimob Batalyon B Pelopor Polda Aceh, personel Kodim 0103/Aceh Utara, serta jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh.

Berdasarkan data Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, jumlah penghuni yang dipindahkan mencapai 459 orang, terdiri atas 455 narapidana dan tahanan laki-laki serta 4 narapidana dan tahanan perempuan. Selain mengawal proses perpindahan warga binaan, personel Polres Lhokseumawe juga melaksanakan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kasi Humas IPTU Ramadhan., S.H mengatakan pengerahan 64 personel merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kelancaran proses relokasi Lapas sekaligus menjamin keamanan seluruh tahapan pemindahan warga binaan.

“Proses pemindahan narapidana merupakan kegiatan yang memerlukan pengamanan secara maksimal. Karena itu, kami mengerahkan personel di titik-titik strategis untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, pengamanan dilakukan melalui sinergi lintas instansi sehingga seluruh proses dapat berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan selama pelaksanaan pemindahan.