ACEH UTARA – Personel Polsek Sawang, Polres Lhokseumawe, melakukan pengecekan dan pemantauan kondisi sungai di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, setelah terjadi luapan air akibat tingginya curah hujan orografis di wilayah hulu Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Jumat (24/7/2026).
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kapolsek Sawang IPTU Azmir menyampaikan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi sungai, memantau debit air, serta mengantisipasi potensi dampak yang dapat membahayakan masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan sekitar pukul 16.40 WIB, ketinggian air sungai sempat meningkat sekitar 40 hingga 80 sentimeter dengan arus yang cukup deras. Luapan tersebut dipicu hujan orografis yang mengguyur wilayah Kabupaten Bener Meriah sehingga meningkatkan debit sungai yang terhubung ke Kecamatan Sawang.
“Personel kami langsung turun ke lokasi untuk memantau perkembangan situasi serta mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar bantaran sungai selama arus masih deras. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kapolsek.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, satu unit mobil dump truck milik warga Desa Cot Murong, Kecamatan Muara Batu, dilaporkan terjebak di aliran sungai. Hingga saat ini kendaraan tersebut belum dapat dievakuasi karena derasnya arus air.
Kapolsek menambahkan, kondisi cuaca di Kecamatan Sawang kini telah cerah dan debit air sungai berangsur menurun. Situasi secara umum dinyatakan aman dan terkendali, namun pihak kepolisian tetap melakukan pemantauan serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu.







