News  

Wisuda Perdana UIN SUNA 760 Lulusan, Akreditasi Unggul, dan Hadiah S2-S3 untuk Mahasiswa Terbaik

Riza

Lhokseumawe – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe mencatatkan momen bersejarah dalam wisuda perdana pasca transformasi dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi universitas, Rabu (29/4/2026), di Gedung Serbaguna kampus setempat.

Tak sekadar seremoni, wisuda Angkatan XII ini juga dirayakan dengan capaian prestisius berupa akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melalui Surat Keputusan Nomor 96/SK/BAN-PT/AK/PT/IV/2026 yang berlaku sejak 9 April 2026.

Sebanyak 760 wisudawan resmi dikukuhkan, terdiri dari 128 lulusan program magister (S2) dan 632 lulusan program sarjana (S1). Rinciannya meliputi 128 lulusan Pascasarjana, 95 lulusan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, 184 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, 78 lulusan Fakultas Syariah, serta 275 lulusan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

Dari total tersebut, sebanyak 244 lulusan atau sekitar 32 persen meraih predikat cumlaude, 515 lulusan memperoleh predikat sangat memuaskan, dan satu lulusan meraih predikat memuaskan.

Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., menyebut capaian akreditasi unggul sebagai kado istimewa bagi para wisudawan.

“Saya mengucapkan selamat kepada para lulusan terbaik dan seluruh wisudawan,” ujarnya di hadapan peserta wisuda dan tamu undangan.

Ia menegaskan bahwa wisuda bukan akhir, melainkan awal perjalanan baru.

“Wisuda bukanlah akhir pembelajaran, tapi awal dari belajar tentang kehidupan,” tambahnya.

Dalam momen penuh haru, Prof. Danial juga mengingatkan pengorbanan orang tua melalui filosofi “cairan kehidupan”.

“Jika suatu saat ketika sukses dan berhasil mencapai sesuatu nanti, ingatlah kelima cairan ini masih mengalir dalam darah dan hidup ananda sentiasa,” ujarnya.

“Ada 5 cairan cinta orang tua untuk anaknya, pertama ialah cairan ketuban ibu saat melahirkan kita, air ketuban mempermuda proses kelahiran sang harapan orang tua yang telah lama dinanti sejak dari kandungan,” ucapnya.

“Secanggih apapun teknologi gizi zaman sekarang tidak satupun dalam menyeimbangin ASI yang penuh nutrisi dan penuh kasih sayang, dan ketiga cairan diberikan ibu dengan penuh kasih tanpa rasa lelah tanpa rasa cemas bahkan nyawa taruhannya,” lanjutnya.

“Berapa banyak keringat dan air yang jatuh untuk menafkahi dan mendoakan kita, mereka tak kenal pamrih hanya demi anaknya tersenyum. Kebahagiaan orang tua ialah saat memberikan bukan saat menerima dan tulusnya mereka, tetap memanjatkan doa terbaik sekalipun usai dibentak oleh anaknya,” tambahnya.

Rektor juga menitipkan para lulusan kepada para pemangku kepentingan di berbagai sektor.

“Saya titipkan para wisudawan ini kepada seluruh stakeholder. Jika Bapak dan Ibu melihat potensi dan cahaya pada lulusan-lulusan kami, jangan ragu untuk merekrut mereka sebagai karyawan, tenaga ahli, atau staf di instansi masing-masing,” tuturnya.

Ia menegaskan lulusan kini menjadi bagian dari bangsa dan negara.

“Setelah lulus, mereka bukan hanya milik kampus, tetapi milik pemerintah daerah, pemerintah pusat, dunia perbankan, dan pada akhirnya milik bangsa dan negara,” tegasnya.

Tak hanya itu, kejutan juga diberikan kepada lulusan terbaik. Sebanyak enam wisudawan menerima voucher pendaftaran Program Magister (S2) dan Doktor (S3) di Pascasarjana UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.

Keenam penerima merupakan lulusan dengan predikat cumlaude dan IPK tertinggi, yakni Ahmad Zuhdi (3,98), Ravik Walhidayah (3,82), Fadia Ayumarni (3,90), Dinda Salsabila Siregar (3,87), Marlina (3,79), dan Ramatillah (3,79).

Selain voucher, kampus juga mengupayakan beasiswa bagi lulusan terbaik tersebut agar dapat melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.

Untuk menjaga kelancaran prosesi, wisuda dibagi dalam dua sesi, yakni sesi pagi diikuti 407 wisudawan dan sesi siang sebanyak 353 wisudawan.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Lhokseumawe Husaini, S.E., Asisten I Sekretaris Daerah Aceh Utara, unsur Forkopimda, serta stakeholder mitra kampus.

Wisuda perdana ini menjadi simbol kuat transformasi dan lonjakan mutu UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dalam mencetak lulusan unggul dan kompetitif di tingkat nasional.