Tim Lemdiklat Polri Tinjau Pengabdian Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83/WPS di Huntara Blang Naleung Mameh

Lhokseumawe – Tim dari Lemdiklat Polri melaksanakan peninjauan lapangan dalam rangka monitoring kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) Angkatan 83/Widya Parama Satwika (WPS) di hunian sementara (huntara) Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe kamis (26/2/2026) pagi.

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari proses pengawasan, pembinaan, dan bimbingan terencana guna memastikan kegiatan pengabdian berjalan efektif serta mampu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para perwira siswa di lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan supervisi tersebut Waketkermadianmas STIK-PTIK Lemdiklat Polri Brigjen Pol. Noviar, S.I.K., Kalemlatprofpol Waketbidkermadianmas STIK Lemdiklat Polri Kombes Pol. Abu Bakar Tertusi, S.I.K., S.H., M.Han., Paping Mahasiswa STIK-PTIK Kombes Pol. Moh. Roni Mustofa, S.I.K., M.I.K., Wakapolres Lhokseumawe Kompol Salmidin, S.E., M.M., serta jajaran pejabat Polres dan Polsek Muara Satu, personel Dokkes, aparatur desa, dan warga penghuni huntara.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa STIK-PTIK melaksanakan bakti sosial berupa pengobatan gratis bagi warga terdampak banjir, trauma healing bagi anak-anak, serta pembagian bantuan sosial dari Bapak Kapolri.

Sebanyak 200 paket sembako dan 150 paket alat salat disalurkan kepada masyarakat untuk mendukung kebutuhan selama bulan Ramadan. Selain itu, anak-anak korban banjir juga mendapatkan pendampingan psikologis melalui kegiatan bermain, menggambar, berdialog, hingga diajak berkeliling kota menggunakan mobil guna membantu mengurangi beban trauma pascabencana.Kegiatan ini didukung oleh tiga tenaga kesehatan dan dua psikolog bersertifikasi dari Polres Lhokseumawe.

Iptu Yoga Priandono, mahasiswa PTIK yang mewakili Sindikat tiga, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak.

“Kami hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat, terutama di bulan Ramadan ini.
Semoga bantuan ini bermanfaat dan Aceh segera pulih kembali,” ujarnya.

Kegiatan pengabdian tersebut direncanakan terus berlanjut hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih, sebagai bentuk nyata implementasi pendidikan kepolisian yang humanis dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.