Polres Lhokseumawe Bersama TNI dan Pemda Setempat Bersihkan 1 Km Pantai Ujung Blang Dukung Gerakan Nasional ASRI

Lhokseumawe – Polres Lhokseumawe bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan relawan menggelar gotong royong massal membersihkan Pantai Ujung Blang dan Pusong, Kota Lhokseumawe, Selasa (9/2/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Apel Gerakan Nasional ASRI dipimpin langsung oleh Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H di kawasan Pantai Ujung Blang. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program Presiden dalam menangani persoalan sampah secara serius dan terintegrasi.

“Kita melaksanakan program Presiden melalui Gerakan ASRI. Hari ini kita gotong royong di Pantai Ujung Blang dan Pusong untuk membersihkan sampah plastik, kayu, dan sampah lainnya yang terdampar di pesisir,” ujar Kapolres.

Sebanyak 500 personel gabungan terlibat dalam kegiatan ini, sebut Kapolres, terdiri dari unsur TNI Angkatan Laut melalui Lanal Lhokseumawe, Kodim 0103/Aceh Utara, Brimob, Satpol PP, DLHK, pemerintah daerah serta para relawan. Pembersihan dilakukan di dua titik, yakni Pantai Ujung Blang dan Pusong, dengan capaian sekitar satu kilometer garis pantai berhasil dibersihkan dari berbagai jenis sampah.

Kapolres menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan armada truk untuk mengangkut sampah yang terkumpul ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alue Awe. Sebelumnya, Polsek Banda Sakti juga telah melaksanakan kegiatan serupa di lokasi tersebut sebagai langkah awal penanganan sampah pesisir.

“Kita sebar personel di sepanjang pantai. Silakan bersihkan seluruh sampah yang ada agar kawasan ini kembali bersih dan indah,” tegasnya.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lhokseumawe, Kolonel Marinir Bondan Wahyu Adi, M.Tr.Opsla, menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Ia menegaskan bahwa arahan Presiden harus didukung bersama karena penanganan sampah merupakan program yang sangat baik demi masa depan lingkungan.

“Kami mengajak masyarakat untuk sadar dan peduli menjaga kebersihan, tidak lagi membuang sampah ke pantai maupun ke laut. Ini tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Kegiatan bersih-bersih ini juga bertepatan menjelang bulan suci Ramadan. Diharapkan, momentum ini menjadi awal perubahan perilaku masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan pesisir secara berkelanjutan.

Pelaksanaan Gerakan Nasional ASRI di wilayah Kota Lhokseumawe direncanakan akan terus berlanjut sebagai wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan indah sesuai arahan Presiden, sekaligus mendukung sektor pariwisata dan kenyamanan masyarakat.

Dasar kegiatan ini merujuk pada arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center. Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa persoalan sampah telah menjadi masalah krusial dan diproyeksikan hampir seluruh TPA di Indonesia akan mengalami overcapacity paling lambat pada 2028.

Presiden juga menyampaikan rencana pembangunan 34 proyek waste to energy di 34 kota sebagai solusi strategis, serta mengajak seluruh instansi pemerintah memimpin gerakan kebersihan secara konsisten dan masif.