Sat Pol Airud Polres Lhokseumawe Gelar Patroli Dialogis di Pesisir Pusong Lama, Kapolres Imbau Nelayan Waspadai Cuaca Buruk

Lhokseumawe — Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Pol Airud) Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli dialogis di kawasan pesisir Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Minggu (25/1/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut dilaksanakan oleh dua personel Sat Pol Airud Polres Lhokseumawe sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah pesisir, sekaligus memberikan edukasi keselamatan kepada nelayan dan masyarakat setempat.

Dalam patroli tersebut, personel Sat Pol Airud menyampaikan imbauan kepada masyarakat pesisir agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta ikut berperan aktif menciptakan lingkungan pesisir yang sehat dan nyaman.

Selain itu, petugas juga mengingatkan para nelayan untuk selalu memperhatikan perubahan cuaca dan tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca sedang tidak bersahabat, guna mencegah terjadinya kecelakaan laut.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kasat Pol Airud Polres Lhokseumawe AKP Edwin, mengatakan bahwa patroli dialogis ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman serta perlindungan kepada masyarakat pesisir.

“Melalui patroli dialogis ini, kami mengimbau nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, terutama dengan memperhatikan kondisi cuaca. Kami juga mengajak masyarakat pesisir untuk segera melaporkan apabila terdapat gangguan kamtibmas atau aksi premanisme di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Patroli dialogis ini juga bertujuan untuk mengantisipasi potensi aksi premanisme yang dapat mengganggu aktivitas nelayan maupun masyarakat pesisir. Warga diimbau agar tidak ragu berkoordinasi dengan Sat Pol Airud Polres Lhokseumawe apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir Pusong Lama dapat merasa lebih aman dan terlindungi, serta terjalin komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat.

Kegiatan patroli dialogis berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari nelayan serta masyarakat pesisir setempat.