Indeks
News  

Peringati HUT ke-8, Museum Kota Lhokseumawe Libatkan Pelajar Lestarikan Budaya Aceh

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe menggelar pentas seni dan pameran kebudayaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Museum Kota Lhokseumawe. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Kota Lhokseumawe.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Fauzi, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan Aceh kepada generasi muda.

Saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (29/10/2026), Fauzi menjelaskan bahwa pameran menampilkan berbagai stan kebudayaan yang melibatkan perwakilan sekolah dari empat kecamatan, yakni Banda Sakti, Muara Satu, Blang Mangat, dan Muara Dua.

“ Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan sekolah-sekolah di empat kecamatan. Ada stan perwakilan dari jenjang SD hingga SMP untuk memamerkan kebudayaan masing-masing,” ujar Fauzi.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi pelajar untuk menampilkan kreativitas dan mengenal lebih dekat seni tradisional Aceh. Sejumlah pertunjukan dan karya budaya yang ditampilkan antara lain tarian tradisional Aceh, Canang Ceker, rapa’i, serta berbagai kreasi seni lainnya.

Menurut Fauzi, melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan semakin mengenal kekayaan budaya daerah sekaligus termotivasi untuk mengembangkan potensi seni agar dapat berprestasi di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.

Ia menambahkan, keterlibatan sekolah dari empat kecamatan dimaksudkan untuk memberikan ruang partisipasi bagi pelajar dari berbagai wilayah di Kota Lhokseumawe.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Khusus pada malam Jumat, aktivitas pameran diliburkan sementara dan dialihkan dengan kegiatan keagamaan, seperti pengajian atau yasinan bersama.

Pemerintah Kota Lhokseumawe turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut melalui dukungan anggaran untuk menunjang penyelenggaraan rangkaian acara peringatan HUT ke-8 Museum Kota Lhokseumawe.

Melalui peringatan ini, museum diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga ruang edukasi dan pengenalan kebudayaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Exit mobile version