Indeks
News  

Kepsek SMAN 1 Lhoksukon: MBG Program Strategis dan Harus Berlanjut

ACEH UTARA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai program besar pemerintah yang memberikan manfaat bagi siswa, terutama mereka yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

Kepala SMAN 1 Lhoksukon, Zulkifli, mengatakan program MBG sangat membantu siswa dalam memenuhi kebutuhan makanan bergizi selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Menurutnya, keberadaan program tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta didik, tetapi juga berdampak positif terhadap masyarakat, khususnya sektor pertanian dan pelaku usaha penyedia bahan pangan.

“Harapan kami, MBG ini harus dilanjutkan, karena sangat bermanfaat bagi siswa, apalagi yang kondisi ekonomi keluarganya menengah ke bawah,” kata Zulkifli.

Ia berharap pelaksanaan program MBG ke depan terus disempurnakan, termasuk dari sisi pengelolaan dan pelaksanaannya. Menurut dia, penyediaan makanan bagi siswa harus dilakukan oleh pihak yang memiliki kompetensi agar standar gizi dan kebersihan tetap terjaga.

Selain itu, Zulkifli menilai guru dan tenaga pendidik memiliki tugas dan fungsi (tupoksi) utama dalam proses pendidikan di sekolah. Karena itu, pelaksanaan MBG sebaiknya ditangani oleh pihak yang kompeten sehingga tidak menambah beban tugas tenaga pendidik.

“Pelaksanaan MBG juga harus dilakukan oleh pihak yang berkompeten, sehingga standar gizi dan kebersihan tetap terjaga. Sedangkan guru dan tenaga pendidik juga memiliki tupoksinya di sekolah,” ujarnya.

Zulkifli menambahkan, keberadaan MBG juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Program tersebut turut mendorong penyerapan hasil pertanian karena sejumlah komoditas yang digunakan untuk kebutuhan makanan berasal dari petani.

“Dengan adanya MBG ini, juga bermanfaat bagi masyarakat. Sebab, program ini berdampak pada hasil penjualan komoditas pertanian,” pungkasnya.

Ia berharap program MBG tetap berlanjut dengan berbagai penyempurnaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, baik oleh siswa maupun masyarakat.[]

Exit mobile version