Indeks
News  

PT Ribath Madina Wisata Berangkatkan 59 Jemaah Umrah Kloter Ke-8

ACEH UTARA – PT Ribath Madina Wisata kembali memberangkatkan jemaah umrah ke Tanah Suci. Sebanyak 59 jemaah yang tergabung dalam kloter ke-8 konsorsium MH Travel, acara pelepasan yang berlangsung di Masjid Besar Annur, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (18/8/2026).

Pantauan media di lokasi, para jemaah telah berkumpul di Masjid Besar Annur sejak sekitar pukul 08.00 WIB. Ratusan anggota keluarga turut hadir untuk mengantarkan sekaligus memberikan doa dan dukungan kepada jemaah sebelum berangkat menuju Tanah Suci.

Acara pelepasan turut diisi dengan prosesi adat peusijuek sebagai bentuk doa dan harapan agar perjalanan serta pelaksanaan ibadah umrah para jemaah diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberkahan.

Selain prosesi peusijuek, para jemaah juga mendapatkan nasihat dan pembekalan mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan jemaah kemudian diberangkatkan menggunakan dua unit bus menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Dari bandara tersebut, jemaah dijadwalkan melanjutkan penerbangan menuju Arab Saudi untuk selanjutnya menuju Makkah dan Madinah.

Direktur Utama PT Ribath Madina Wisata, H. Sofyan Suri, SH., mengatakan keberangkatan 59 jemaah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada jemaah selama menjalankan ibadah umrah.

“Alhamdulillah, untuk keberangkatan kali ini ada 59 jemaah. Mereka akan berangkat ke Tanah Suci, Makkah dan Madinah, secara mandiri melalui PT Ribath Madina Wisata dalam konsorsium MH Travel,” ujar H. Sofyan Suri di sela-sela acara pelepasan.

Menurut H. Sofyan, persiapan jemaah telah dilakukan secara matang, termasuk melalui pembekalan manasik. Para jemaah telah mengikuti 12 kali bimbingan manasik yang dilengkapi dengan tiga kali praktik langsung, seperti tata cara tawaf dan sai.

H. Sofyan menegaskan, pihaknya akan memberikan pendampingan secara penuh kepada seluruh jemaah, baik yang berusia lanjut maupun jemaah usia muda, sejak keberangkatan dari daerah asal, selama berada di Tanah Suci, hingga kembali ke tanah air.

“Kita berupaya mengawasi, mendampingi, dan melindungi seluruh jemaah sehingga mereka dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman dan khusyuk,” katanya.

Sebelum menuju Arab Saudi, rombongan jemaah dijadwalkan transit dan menginap satu malam di Banda Aceh. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan kendala perjalanan darat dari daerah asal jemaah.

“Ini untuk mengantisipasi jika ada kendala di perjalanan, seperti penutupan jalan atau jembatan, sehingga jemaah tetap bisa tiba tepat waktu di bandara,” jelasnya.

H. Sofyan Suri berharap seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah umrah dengan lancar, menjaga kesehatan, serta mengikuti arahan para pembimbing selama berada di Tanah Suci.

Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki niat menunaikan ibadah umrah agar mempersiapkan diri dengan baik dan dapat bergabung bersama PT Ribath Madina Wisata pada keberangkatan kloter berikutnya.

Exit mobile version