Indeks
News  

Di Balik Senyum Para Lansia, Posbindu Menjadi Ruang Merawat Kesehatan dan Kebersamaan

Aceh Utara – Senyum hangat para lansia menghiasi sudut balai gampong ketika satu per satu mereka datang mengikuti Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) di Gampong Ulee Pulo, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (6/8/2026). Di usia yang tak lagi muda, langkah mereka mungkin tak secepat dahulu, tetapi semangat menjaga kesehatan tetap terpancar dari wajah-wajah penuh pengalaman. Bagi mereka, Posbindu bukan sekadar tempat memeriksakan kondisi tubuh, melainkan ruang untuk saling menyapa, berbagi cerita, dan merasakan perhatian dari lingkungan sekitar.

Kegiatan Posbindu yang rutin dilaksanakan setiap bulan kembali menjadi wadah pelayanan kesehatan bagi masyarakat lanjut usia. Pemerintah Gampong Ulee Pulo bersama kader kesehatan, tenaga kesehatan, dan Tim Penggerak PKK terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang mudah dijangkau agar para lansia dapat memantau kondisi kesehatannya secara berkala.

Pada pelaksanaan kali ini, sekitar 40 lansia mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan yang telah disiapkan. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, tes gula darah, pemeriksaan kadar asam urat, serta edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat di usia lanjut. Seluruh layanan diberikan sebagai upaya deteksi dini terhadap penyakit tidak menular yang kerap dialami lansia sehingga risiko kesehatan dapat diketahui lebih awal.

Di balik setiap angka yang tercatat dalam hasil pemeriksaan, tersimpan kepedulian yang lebih besar. Posbindu menjadi pengingat bahwa kesehatan bukan hanya tentang mengobati penyakit, tetapi juga menjaga kualitas hidup agar para lansia tetap aktif, mandiri, dan menikmati masa tua dengan lebih baik.

Pelaksanaan Posbindu bulan ini terasa berbeda. Kehadiran mahasiswa Kelompok Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) Mandiri Kelompok 05 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe membawa semangat baru dalam kegiatan tersebut. Sejak pagi, mahasiswa membantu proses registrasi peserta, mengarahkan alur pelayanan, mendampingi lansia menuju meja pemeriksaan, hingga membantu tenaga kesehatan dan kader dalam proses pendataan.

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, mahasiswa KPM juga menghadirkan suasana yang lebih hangat melalui berbagai aktivitas kebersamaan bersama para lansia. Kehadiran mahasiswa dengan sapaan ramah, bantuan selama pemeriksaan, serta interaksi yang penuh perhatian menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi para peserta. Momen sederhana seperti berbincang, mendengarkan cerita, dan menemani lansia selama mengikuti pemeriksaan menjadi bukti bahwa perhatian kecil memberi makna besar.

Ibu Geuchik Gampong Ulee Pulo, Umieniah Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah gampong, kader kesehatan, tenaga kesehatan, dan mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 05. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa menghadirkan energi baru sehingga kegiatan tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Ia berharap semangat kolaborasi seperti ini terus dipertahankan agar para lansia merasa semakin diperhatikan dan termotivasi untuk rutin memeriksakan kesehatannya.

Sementara itu, Dara Syakila selaku panitia dari KPM Mandiri Kelompok 05 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menilai Posbindu memberikan pelajaran berharga bagi mahasiswa tentang makna kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, kehadiran mahasiswa bukan sekadar membantu jalannya kegiatan, tetapi juga menjadi kesempatan membangun komunikasi yang hangat dengan para lansia. Dari setiap percakapan dan senyuman yang terjalin, mahasiswa belajar bahwa perhatian sederhana mampu menghadirkan rasa dihargai bagi mereka yang telah lebih dahulu mengabdikan hidupnya untuk keluarga dan masyarakat.

Bagi mahasiswa KPM, pengalaman mendampingi para lansia menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak selalu diwujudkan melalui program berskala besar. Menyediakan waktu untuk mendengarkan cerita, membantu mereka berpindah dari satu meja pemeriksaan ke meja berikutnya, hingga memastikan mereka merasa nyaman selama kegiatan berlangsung merupakan bentuk pengabdian yang memiliki nilai kemanusiaan.

Melalui Posbindu, kesehatan dan kebersamaan berjalan beriringan. Pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan asam urat menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi fisik para lansia. Di sisi lain, kehangatan interaksi yang tercipta selama kegiatan menjadi “obat” yang tak kalah berarti. Perhatian dari kader, tenaga kesehatan, pemerintah gampong, keluarga, serta mahasiswa menghadirkan rasa aman dan kebahagiaan yang kerap menjadi kebutuhan di usia senja.

Pelaksanaan Posbindu di Gampong Ulee Pulo kembali menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan akan semakin bermakna ketika dibangun di atas semangat gotong royong dan kepedulian. Sinergi antara pemerintah gampong, tenaga kesehatan, kader, PKK, dan mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 05 menjadi bukti bahwa merawat kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.

Di balik senyum para lansia yang pulang membawa hasil pemeriksaan kesehatan, tersimpan harapan agar mereka menjalani hari-hari dengan tubuh yang lebih sehat, hati yang lebih tenang, dan lingkungan yang terus memberi perhatian. Masa tua bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan fase kehidupan yang tetap layak dirawat dengan kasih sayang, penghormatan, dan kebersamaan. Dari ruang sederhana bernama Posbindu, kepedulian terus tumbuh, mengajarkan bahwa kesehatan bukan semata soal usia, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat saling menjaga. (FM)

Exit mobile version