Aceh Utara – Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Kabupaten Aceh Utara Kamaruddin bersinergi dengan berbagai aspek masyarakat dan pemerintah rancang Talk Show Peutrang Mata di Kantor BRA Aceh Utara Alue Awe, Rabu (22/7/26).
Kamaruddin menerangkan bahwasanya Talk Show Peutrang Mata akan mengusung tema “Bangkitkan Sinergi Membangun Aceh Utara Melalui Implementasi MoU Helsinki” dan akan dilaksanakan di Lhoksukon Kamis depan.
“BRA telah merancang Talk Show Peutrang Mata dengan tujuan membangkitkan sinergi membangun daerah. Guna mewujudkan tujuan tersebut maka tema yang diangkat “Bangkitkan Sinergi Membangun Aceh Utara melalui Implementasi Mou Helsinki”. Ungkap Kamaruddin.
Selanjutnya, pria yang kerap disapa “Mayor” tersebut menambahkan bahwasanya acara tersebut akan dimeriahkan oleh Juara MTQ Kabupaten Aceh Utara dan Pemuda Pelopor Kemenpora Republik Indonesia.
“Talk Show akan mengundang pemateri dari kalangan politisi dan akademisi, serta akan dipandu oleh Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan Kemenpora RI. Guna menyukseskan acara ini, kita juga mengundang Juara MTQ Kabupaten Aceh Utara. BRA Kabupaten Aceh Utara berkomitmen untuk melahirkan sinergi antar masyarakat, pemerintah, akademisi, dan Politisi untuk bersama membangun bangsa, serta mewujudkan cita-cita dari MoU Helsinki.” Sambung Kamaruddin (Mayor) kala dijumpai di Kantor BRA Aceh Utara.
Apresiasi juga ditunjukkan oleh Kabid Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Kabupaten Aceh Utara Iskandar, SE., ketika menyambangi Kantor BRA Aceh Utara.
“Tentu Kita sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan positif yang dirancang oleh BRA Aceh Utara, terlebih tujuan yang ingin dicapai ialah sinergitas membangun Aceh Utara.” Ungkap Iskandar.
Ungkapan serupa juga datang dari Pemuda Pelopor Kemenpora RI bidang Pendidikan Juanda.S.I.Kom., ketika diwawancarai.
“Langkah yang diambil dengan mengadakan Talk show dan diskusi Publik tentu akan sangat bermanfaat dan akan melahirkan pikiran-pikiran positif untuk menyusun strategi implementasi Mou Helsinki untuk mensejahterakan masyarakat.” tutur Juanda.
Kegiatan tersebut direncanakan akan berlangsung di Lhoksukon pada Kamis 30 Juli 2026 dengan mengundang berbagai unsur masyarakat, Ulama dan Umara di lingkungan Aceh Utara.







