Lhokseumawe – Hujan lebat yang disertai angin kencang melanda Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan milik warga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat diterjang angin.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kapolsek Meurah Mulia IPDA Mukhlis., S.H mengatakan, pihak kepolisian bersama unsur Muspika segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan, pendataan, serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan terhadap warga terdampak berjalan dengan baik.
“Dari hasil pendataan sementara, terdapat dua bangunan milik warga yang mengalami kerusakan akibat angin kencang. Kami juga telah berkoordinasi dengan unsur Muspika agar penanganan dan bantuan bagi warga terdampak dapat segera dilakukan,” ujar Kapolsek.
Adapun rumah warga yang mengalami kerusakan yakni milik Abdul Bahri (47), warga Desa Ulee Ceubrek, yang atap rumahnya tersingkap akibat terpaan angin. Selain itu, atap panglong kayu milik Idris (51), pedagang asal Desa Rayeuk Matang, juga mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebut.
Hingga saat ini, besaran kerugian material masih dalam proses pendataan. Sementara itu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Untuk sementara, warga yang rumahnya terdampak mengungsi dan tinggal di rumah keluarga.
Kapolsek menambahkan, Pemerintah Kecamatan Meurah Mulia berencana mengajukan bantuan masa panik kepada Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara guna membantu kebutuhan para korban.
Polres Lhokseumawe mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada aparat apabila terjadi keadaan darurat atau bencana alam agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.







