Indeks
News  

UIN SUNA Lhokseumawe Perkuat SDM melalui Pendirian LSP dan Kurikulum Berbasis Kompetensi

Lhokseumawe – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui pengembangan kelembagaan berbasis kompetensi. Upaya tersebut diwujudkan melalui pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) serta kuliah umum tentang kurikulum berbasis kompetensi dan transformasi SDM unggul yang berlangsung di Aula Biro Rektorat, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) RI, Dr. KH. Muhammad Nur Hayid, S.Th.I., M.M., CSM., bersama Sekretaris Anggota BNSP RI, Badrut Tamam. Sebanyak 150 peserta mengikuti kegiatan yang terdiri atas pimpinan universitas, dekan, pimpinan pascasarjana, kepala lembaga, hingga ketua program studi.

Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, mengatakan pengembangan LSP memiliki arti strategis dalam meningkatkan mutu institusi sekaligus memperkuat daya saing lulusan.

“Pengembangan kelembagaan melalui LSP memiliki makna yang sangat penting karena berdampak besar terhadap peningkatan kapasitas dan kualitas, baik bagi institusi maupun mahasiswa,” ujar Prof. Danial.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan semangat “Kementerian Agama Berdampak” serta Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam rangka menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN SUNA Lhokseumawe, Dr. Iskandar, menambahkan kehadiran LSP akan menjadi instrumen penting dalam memperkuat kompetensi lulusan.

“Ini merupakan peluang besar bagi mahasiswa kita untuk memasuki dunia kerja. Mereka tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional bahkan internasional,” kata Iskandar.

Ia menilai sertifikasi kompetensi memberi nilai tambah bagi lulusan, terutama dalam meningkatkan soft skills dan kesiapan kerja di tengah persaingan global.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam dua tahapan utama, yakni kuliah umum dan Focus Group Discussion (FGD), yang dilanjutkan dengan rapat panel sebagai persiapan asesmen calon asesor.

Melalui inisiatif ini, UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menegaskan komitmennya membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja serta melahirkan lulusan profesional, kompeten, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Exit mobile version