Lhokseumawe – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, aktivitas pengiriman barang dan paket di Kota Lhokseumawe meningkat pesat seiring tingginya kebutuhan masyarakat. Situasi ini turut menjadi perhatian aparat kepolisian guna mengantisipasi potensi penyalahgunaan jasa pengiriman oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
Untuk itu, Tim Patroli Kota Presisi dari Sat Samapta Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi sejumlah perusahaan logistik dan jasa pengiriman paket di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, Kamis (12/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian memberikan imbauan kepada petugas dan pengelola jasa pengiriman agar meningkatkan kewaspadaan terhadap paket atau barang kiriman yang mencurigakan, khususnya menjelang Lebaran saat volume pengiriman meningkat.
Petugas menjelaskan bahwa tidak menutup kemungkinan paket kiriman dapat dimanfaatkan untuk menyelundupkan barang terlarang, seperti narkotika, yang dikemas dan disamarkan di dalam paket agar tidak mudah terdeteksi.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H melalui Kasat Samapta AKP Jufri., S.E mengatakan, menjelang Lebaran volume aktifitas jual beli dan pengiriman meningkat, oleh karena itu, pihak perusahaan logistik diimbau agar lebih teliti dalam melakukan pengecekan paket, memastikan identitas pengirim dan penerima jelas, serta memperhatikan bentuk, berat, maupun aroma paket yang tidak wajar.
Kasat Samapta juga mengajak pihak jasa pengiriman untuk segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan paket yang mencurigakan atau diduga mengandung barang terlarang.
Melalui patroli dialogis ini, diharapkan terjalin sinergi antara kepolisian dan perusahaan logistik dalam mencegah potensi penyalahgunaan jasa pengiriman, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Lhokseumawe tetap aman dan kondusif menjelang perayaan Idul Fitri.







