Lhokseumawe – Sebanyak 226 pelajar tingkat SD dan SMP dari empat kecamatan di Kota Lhokseumawe ambil bagian dalam rangkaian perlombaan Islami pada Bazar Ramadan yang digelar di Lapangan Hiraq, Kamis (27/2/2026).
Kegiatan Bazar Ramadan tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Selain menghadirkan pameran dan promosi produk kreatif warga, bazar ini juga diisi dengan berbagai lomba bernuansa Islami yang dikoordinasikan oleh Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe.
Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe, Sufri, S.Ag., M.M., mengatakan pihaknya mendapat mandat dari panitia untuk menyelenggarakan sejumlah perlombaan bagi pelajar.
“Lomba yang kita selenggarakan meliputi Da’i Cilik tingkat SD dan SMP, Tahfidz tingkat SMP, Hafalan Surat Pendek tingkat SD dan SMP, serta Lomba Azan tingkat SD dan SMP,” ujar Sufri di sela kegiatan.
Menurutnya, perlombaan berlangsung sejak hari pembukaan bazar hingga Minggu mendatang. Peserta berasal dari seluruh sekolah di empat kecamatan, yakni Blang Mangat, Banda Sakti, Muara Satu, dan Muara Dua.
Antusiasme masyarakat dinilai cukup tinggi. Dalam dua hari masa pendaftaran, jumlah peserta telah mencapai 226 orang dengan rincian Tahfidz 43 peserta, Azan SD 44 peserta, Azan SMP 25 peserta, Hafalan Surat Pendek 70 peserta, Da’i Cilik SD 27 peserta, dan Da’i Cilik SMP 17 peserta.
Sufri menjelaskan, para juara 1, 2, dan 3 akan memperoleh uang pembinaan dan tropi. Sementara seluruh peserta akan menerima sertifikat penghargaan yang ditandatangani langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif dan Wali Kota Lhokseumawe.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi anak-anak karena sertifikatnya ditandatangani langsung oleh Menteri dan Wali Kota. Kami berharap ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berprestasi,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi momentum positif dalam mengarahkan pola pikir anak-anak ke arah yang lebih religius, sekaligus mengurangi dampak negatif dalam pergaulan yang tidak ada manfaat.
Pihaknya juga mengapresiasi dukungan para orang tua yang turut mendampingi anak-anak selama perlombaan berlangsung.
Rangkaian lomba dijadwalkan berakhir pada Minggu, dan penutupan resmi direncanakan berlangsung pada Senin malam oleh Wali Kota Lhokseumawe atau perwakilan yang ditunjuk.
