LHOKSEUMAWE – Suasana Kota Lhokseumawe menjelang dini hari tampak lebih terjaga. Di tengah heningnya malam Ramadhan, 12 personel Team Star Reborn Polres Lhokseumawe bergerak menyusuri sejumlah titik rawan, Senin (23/2/2026) mulai pukul 23.45 WIB hingga menjelang sahur.
Patroli ini digelar sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), khususnya potensi kenakalan remaja yang kerap meningkat pada malam Ramadhan, seperti balap liar, penggunaan petasan berlebihan, hingga aksi berkumpul tanpa tujuan yang berpotensi memicu keributan.
Dengan pola preventif dan preemtif, personel menyisir pusat kota dan sejumlah desa dalam wilayah hukum Polres Lhokseumawe. Di setiap titik, petugas tak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berdialog secara humanis dengan masyarakat dan para remaja yang ditemui.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H melalui Katim Star Reborn IPDA Feri menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan bukan semata penindakan, melainkan bentuk kepedulian agar generasi muda tidak terjerumus pada aktivitas negatif selama bulan suci.
“Ramadhan adalah momentum pembinaan moral dan spiritual. Kami mengajak para remaja untuk mengisi malam dengan kegiatan positif seperti tadarus, kajian, atau aktivitas bermanfaat lainnya. Peran orang tua juga sangat penting dalam mengawasi anak-anaknya,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat turut diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan hal-hal mencurigakan atau kejadian menonjol kepada polsek terdekat. Sinergi antara warga dan aparat menjadi kunci utama menjaga kondusivitas wilayah.
Patroli berakhir sekira pukul 04.10 WIB dengan situasi terpantau aman dan terkendali. Upaya ini menjadi bukti komitmen Polres Lhokseumawe dalam menjaga Ramadhan tetap sejuk, aman, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat.







