LHOKSEUMAWE – Kapolda Aceh Kapolda bersama Kapolres Lhokseumawe Kapolres Lhokseumawe turun langsung meninjau pembangunan Jembatan Bailey yang saat ini dikerjakan sebagai solusi darurat bagi warga terdampak dalam upaya memastikan konektivitas masyarakat kembali pulih pasca putusnya akses utama di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jum’at (20/2/2026).
Peninjauan tersebut turut didampingi mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 yang sedang melaksanakan kegiatan pengabdian dan rehabilitasi kolaboratif di wilayah hukum Polres Lhokseumawe. Kehadiran para perwira Mahasiswa STIK-PTIK ini menjadi wujud nyata sinergi antara unsur pimpinan, kewilayahan, dan akademisi Polri dalam percepatan pemulihan pascabencana.
Jembatan Bailey yang dibangun di kawasan Desa Sawang tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat. Sebelumnya, putusnya akses penghubung antar desa menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan. Kini, dengan progres pembangunan yang terus dikebut, warga mulai melihat titik terang kembalinya mobilitas yang lancar dan aman.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M menegaskan bahwa percepatan pembangunan jembatan darurat ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan solusi konkret atas persoalan yang dihadapi warga.
Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.I.K., S.H., M.H menyampaikan bahwa pihaknya bersama instansi terkait terus berkoordinasi agar proses pembangunan berjalan optimal dan segera dapat difungsikan.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal. Sinergi ini adalah bentuk kepedulian nyata Polri untuk rakyat,” ujarnya.
Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 yang terlibat dalam kegiatan tersebut juga menyerap berbagai masukan dari masyarakat serta memantau langsung dinamika di lapangan.
Keterlibatan mereka menjadi bagian dari pembelajaran kepemimpinan berbasis empati dan problem solving di tengah masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, Polri bersama seluruh elemen terus bergerak memastikan konektivitas kembali pulih, sehingga roda perekonomian dan kehidupan sosial warga Sawang dapat bangkit seperti sediakala.







