Lhokseumawe – Ketika sebagian besar warga terlelap dan lampu-lampu rumah mulai meredup, derap langkah Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe justru menyusuri sudut-sudut kota. Kamis (19/2/2026) tepat pukul 00.05 WIB, sebanyak 12 personel turun ke jalan dalam patroli intensif guna mengantisipasi gangguan kamtibmas di bulan suci Ramadhan.
Patroli dini hari ini bukan sekadar rutinitas. Ia menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat, memastikan setiap warga dapat beribadah dan beraktivitas dengan rasa aman dan hati yang tenang.
Satu per satu kawasan disisir mulai dari pusat Kota Lhokseumawe hingga ke desa-desa yang dianggap rawan, personel berhenti, memantau, berdialog dengan warga yang masih beraktivitas, serta memberikan imbauan secara humanis. Kehadiran polisi di jam-jam sunyi itu menjadi penegas bahwa keamanan kota tidak pernah dibiarkan lengah.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.h., S.I.K., M.S.M., M.H melalui Katim Star Polres Lhokseumawe IPDA Feri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dan preemtif untuk menekan potensi kriminalitas serta menjaga stabilitas wilayah.
“Menjelang Ramadan, aktivitas masyarakat pada malam hari biasanya meningkat. Kami ingin memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan nyaman,” ujarnya.
Selain patroli mobile, petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melapor apabila menemukan hal-hal mencurigakan. Respons cepat kepolisian diharapkan mampu mencegah gangguan keamanan sebelum berkembang lebih luas.
Patroli berakhir pada pukul 05.10 WIB, saat fajar mulai menyingsing di ufuk timur. Kota tetap dalam keadaan aman dan terkendali. Di balik sunyi malam, komitmen menjaga ketenteraman terus menyala—agar Ramadan disambut bukan dengan kekhawatiran, melainkan dengan rasa damai dan penuh harapan.







