Lhokseumawe – Polres Lhokseumawe menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Wira Satya Mapolres Lhokseumawe, Jumat (13/2/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi wadah dialog terbuka antara Polri dan masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.
Forum tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Lhokseumawe, Kompol Salmidin, S.E., M.M. Dalam kesempatan itu, Wakapolres juga menyerahkan cinderamata kepada perwakilan peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif dalam forum tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Wakapolres Lhokseumawe. Selanjutnya, personel Polres Lhokseumawe memaparkan standar pelayanan di bidang SIM, SKCK, SPKT dan penyidikan. Forum turut diisi arahan dari kalangan akademisi serta sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif dan konstruktif.
Hadir dalam kegiatan tersebut sekitar 60 peserta, di antaranya Wakil Rektor Universitas Malikussaleh Muchlis, S.H., M.H., perwakilan Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, perwakilan PWI Lhokseumawe, para pejabat utama Polres Lhokseumawe, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kompol Salmidin menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan bentuk komitmen Polres Lhokseumawe untuk terus berbenah dan membuka diri terhadap kritik, saran, serta aspirasi masyarakat.
“Melalui forum ini, kami ingin membangun komunikasi dua arah yang aktif. Masukan dari masyarakat sangat penting agar pelayanan kami semakin transparan, cepat, dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menambahkan, FKP Tahun 2026 secara khusus mereviu standar pelayanan di bidang SIM, SKCK, SPKT dan penyidikan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh guna mempertahankan kualitas pelayanan yang profesional, humanis dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Wakapolres menekankan bahwa pelayanan publik merupakan cerminan wajah Polri di tengah masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas layanan harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Melalui forum ini, Polres Lhokseumawe berharap terbangun kepercayaan publik (public trust) yang semakin kuat terhadap institusi Polri.







