LHOKSEUMAWE – Kepedulian terhadap korban banjir terus ditunjukkan oleh jajaran Polres Lhokseumawe. Kali ini, Polwan Polres Lhokseumawe mengambil peran penting dalam misi kemanusiaan dengan melakukan penyortiran pakaian bekas layak pakai yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir.
Kegiatan penyortiran tersebut dilaksanakan pada Senin (5/1/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Serba Guna Polres Lhokseumawe. Puluhan Polwan tampak teliti dan penuh kesabaran memilah satu per satu pakaian yang telah diterima Polres Lhokseumawe dari berbagai pihak.
Penyortiran dilakukan untuk memastikan bahwa pakaian yang akan disalurkan benar-benar layak pakai, bersih, dan sesuai untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para korban banjir.
Selain memilah berdasarkan kelayakan, Polwan juga mengelompokkan pakaian sesuai jenis dan kebutuhan, seperti pakaian anak-anak, dewasa, serta pakaian wanita, guna memudahkan proses pendistribusian ke lokasi terdampak.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. melalui Kabag SDM Polres Lhokseumawe Kompol R.A. Asmainur, S.I.K menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Lhokseumawe dalam misi kemanusiaan pascabencana banjir.
“Polwan hadir tidak hanya menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga membawa empati dan kepedulian. Penyortiran ini dilakukan agar bantuan pakaian yang disalurkan benar-benar layak, pantas, dan dapat digunakan dengan nyaman oleh masyarakat terdampak,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan Polwan dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat masyarakat berada dalam kondisi sulit akibat bencana alam.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya kemanusiaan Polres Lhokseumawe dalam membantu masyarakat pascabencana banjir.
Melalui kegiatan penyortiran ini, diharapkan bantuan pakaian yang disalurkan nantinya benar-benar dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir serta membantu mereka bangkit dari kondisi sulit.







